Peranan desa dalam perjuangan kemerdekaan studi kasus keterlibatan beberapa desa di daerah istimewa yogyakarta periode 1945 1949.pdf
Download (48MB) | Preview
Abstract
Buku ini memuat uraian tentang peranan masyarakat pedesaan
dalam perjuangan kemerdekaan di Daerah Istimewa Yogyakarta,
khususnya di wilayah Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Gunung Kidul yang sangat intens keterlibatannya dalam revolusi. Bersamaan dengan jatuhnya Kota Yogyakarta pada 19 Desember 1948, suasana revolusi mulai mewarnai kehidupan di pedesaan. Sejak itu masyarakat pedesaan di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta berperan aktif dalam mendukung perjuangan menentang pendudukan Belanda. Peranan mereka tidak terbatas pada bidang pertahanan saja, tetapi juga bidang-bidang pengawasan, penyediaan perbekalan, kesehatan, kurir atau penyelidik, penyediaan tempat perlindungan, bantuan dalam bengkel-bengkel persenjataan, dan lain-lain.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan > Sekretariat Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 16:52 |
| Last Modified: | 12 Apr 2026 16:52 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/1053 |
