2017-Booklet-Serangan umun di Kota Sipirok saat agresi Belanda kedua.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.
Download (1MB) | Preview
Abstract
Kota sipirok terletak di kabupaten Tapanuli Selatan mempunyai banyak kisah tentang perjuangan melawan agreasi Belanda ketika agresi mereka yang kedua. Agresi Belanda kedua merupakan sebuah tantangan besar bagi pasukan republik terutama pasukan gerilya Sipirok. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk mengusir pasukan belanda yang ingin menjajah kembali negeri pertiwi. Sejak awal kemerdekaan, masyarakat Sipirok telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari negara kesatuan Republik Indonesia. Di awal proklamasi kemerdekaan, masyarakat Sipirok yang tergabung dalam front Sipirok telah ikut serta dalam perjuangan fisik melawan Belanda, yang datang kembali hendak menjajah bangsa dan tanah air Indonesia. Setiap daerah di Indonesia mempunyai cara tersendiri untuk melakukan perjuangan melawan para penjajah terutama saat agresi Belanda kedua. Demikian juga dengan rakyat di keresidenan Tapanuli, yang terkenal dengan pejuang front Sipirok yang secara bergerilya menghalau pasukan Belanda hingga akhimya bangsa Indonesia kembali terbebas dari penjajah. Untuk itu menarik kiranya menelusuri jejak-jejak perjuangan para pejuang/Sipirok di Tapanuli Selatan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 22:09 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 12:42 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/2132 |
