Tantangan dan peluang pengelolaan cagar budaya dari perspektif arkeologi: kasus kawasan Kota Lama Semarang

Article
Kriswandhono, A. (2013) Tantangan dan peluang pengelolaan cagar budaya dari perspektif arkeologi: kasus kawasan Kota Lama Semarang. Jurnal Konservasi Benda Cagar Budaya Borobudur, 7 (1). pp. 40-59. ISSN 19788584

[thumbnail of Tantangan dan Peluang Pengelolaan Cagar Budaya dari Perspektif Arkeologi.pdf]
Preview
Text
Tantangan dan Peluang Pengelolaan Cagar Budaya dari Perspektif Arkeologi.pdf - Published Version

Download (214kB) | Preview

Abstract

Dalam salah satu sidang SEAMEO-SPAFA (Southeast Asian Ministers of Education Organization Project of Archaeology and Fine Arts) dikatakan bahwa mengelola sumberdaya budaya adalah seperti mengelola sebuah usaha ekonomi layaknya. Pada awalnya harus mempunyai konsep yang jelas. Tanpa konsep yang jelas, kita tidak dapat menerangkan ruang lingkup pekerjaan. Tanpa proses dan teknik kita tidak dapat mendefinisikan langkah untuk mencapai tujuan yang berkualitas. Kebudayaan yang tidak berkualitas tidak dapat terlihat arah perkembangannya. Dan jika pengelolaannya tanpa indikator kita tidak dapat mencapai standar pekerjaan sehingga keberlanjutannya (sustainability) tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Item Type: Article
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya
Pendidikan > Kebudayaan > Candi
Divisions: Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Balai Konservasi Borobudur
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 12 Apr 2026 05:10
Last Modified: 15 Apr 2026 14:27
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/25

Actions (login required)

View Item
View Item