KONSEP PELESTARIAN KAWASAN TROWULAN.pdf - Published Version
Download (16MB)
Abstract
Citra Kerajaan Majapahit sebagai pemersatu Nusantara telah mengangkat kerajaan ini seakan menjadi model bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai perangkat kenegaraan di negara ini diilhami oleh karya-karya budaya masyarakat Majapahit yang berkembang sejak abad ke-13 hingga abad ke-15. Tidak mengherankan jika di berbagai pelosok negara ini, nama-nama tokoh yang terkait dengan Kerajaan Majapahit seperti Hayamwuruk, Gadjah Mada, dan Brawijaya diabadikan menjadi nama lembaga atau pun jalan. Buku-buku pun mencatat kerajaan ini sebagai kerajaan yang terpenting dalam sejarah kepulauan Indonesia.Sebagai kerajaan besar tentu saja banyak karya budaya yang telah dihasilkan dan ditinggalkan oleh Kerajaan Majapahit. Tinggalannya tersebar luas, terutama di Jawa Timur. Namun, hingga kini Desa Trowulan di Kabupaten Mojokerto diketahui sebagai kawasan yang paling padat mengandung tinggalan-tinggalan Majapahit. Bahkan, ada
beberapa ahli yang menduga kuat daerah ini pernah menjadi pusat kerajaan Majapahit.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Museum Nasional Indonesia |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 00:33 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 15:01 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/2776 |
