05. Memimpin di Negara Maju.mp4 - Published Version
Download (77MB)
Abstract
Setelah lulus menjadi doktor teknik pada tahun 1965 dengan pujian tertinggi, BJ Habibie menolak jadi profesor di universitasnya. Ia memilih kerja di perusahaan penerbangan MBB. Teori perambatan keretakan yang merevolusi dunia penerbangan menjadi penemuan BJ Habibie saat bekerja di sana.
Selama di MBB, BJ Habibie terlibat dalam konstruksi pesawat-pesawat. Termasuk salah satunya adalah Airbus A-300. Sehingga, sampai saat ini dan selama Airbus masih mengudara, BJ Habibie menerima royalti dari Airbus atas jasa dan penemuannya.
Puncaknya, kinerja BJ Habibie membawanya menaiki tangga perusahaan jadi Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB. Namun, semua pencapaian tersebut tidak membuatnya angkuh. Saat tanah air kemudian memanggil, BJ Habibie pun segera pulang.
| Item Type: | Video |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Museum Pendidikan > Kebudayaan > Tokoh Nasional |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti - Bogor |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 00:53 |
| Last Modified: | 02 May 2026 05:57 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/2862 |
