Airku kembali jernih

Video
Fajrian, Rico, Noviandi, Adita and Mandiri, Yanuar (2021) Airku kembali jernih. [Video]

[thumbnail of Air Ku Kembali Jernih] Text (Air Ku Kembali Jernih)
watch_v=dAZ1Y_7sTHg - Published Version

Download (554kB)

Abstract

Pembangunan kota Banten sebagai Negara-Kota (city state) sekaligus sebagai Kota Bandar (harbour city) dilakukan sejak Maulana Hasanuddin, Maulana Yusuf, dan mencapai puncaknya pada masa Sultan Ageng Tirtayasa. Kebesaran Kesultanan Banten pada masa ini ditunjang oleh beberapa faktor, seperti letak geografis yang strategis, kondisi lingkungan(ekologis) yang menguntungkan, struktur masyarakat, dan pemerintahan yang kuat.
Keberadaan Banten Lama sebagai pusat kesultanan dan kota bandar, banyak didatangi oleh para pedagang asing maupun Nusantara. Banyaknya pendatang ini membuat para penguasa Banten memikirkan tentang kebutuhan air bersih. Untuk pemenuhan kebutuhan air ini dilakukan dengan membuat terusan-terusan irigasi dan bendungan-bendungan. Kebutuhan air untuk persawahan yang ada di daerah pinggiran kota , disuplai oleh danau buatan yang dinamakan Tasikardi.
Tasikardi adalah danau buatan dengan luas kira-kira 6,5 hektar yang seuruh alasnya dilapisi ubin bata. Danau ini dibangun oleh Maulana Yusuf (1570-1580). Di tengah danau dibangun sebuah pulau yang disebut pulau Kaputren yang semula diperuntukkan khusus bagi Ibu Maulana Yusuf untuk bertafakur mendekatkan diri kepada Allah. Selanjutnya pulau ini digunakan sebagai tempat rekreasi bagi keluarga kesultanan. Danau Taskiradi berfungsi untuk menampung air dari Sungai Cibanten yang kemudian disalurkan ke sawah-sawah dan ke Keraton Surosowan untuk keperluan air minum dan kebutuhan sehari-hari bagi keluarga sultan di Keraton Surosowan.

Item Type: Video
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi
Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya
Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia
Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya
Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan
Divisions: Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Banten
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:22
Last Modified: 15 Apr 2026 06:49
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/2994

Actions (login required)

View Item
View Item