Penggunaan jeruk nipis sebagai salah satu upaya konservasi secara tradisional pada Prasasti Sukawana D

Article
Titasari, Coleta Palupi, Zuraidah, Zuraidah and Laksmi, Ni Ketut Puji Astiti (2014) Penggunaan jeruk nipis sebagai salah satu upaya konservasi secara tradisional pada Prasasti Sukawana D. Jurnal Konservasi Benda Cagar Budaya Borobudur, 8 (1). pp. 12-16. ISSN 19788584

[thumbnail of Penggunaan Jeruk Nipis sebagai Bahan Konservasi Prasasti di Bali.pdf]
Preview
Text
Penggunaan Jeruk Nipis sebagai Bahan Konservasi Prasasti di Bali.pdf - Published Version

Download (312kB) | Preview

Abstract

Konservasi adalah tindakan untuk mencegah dan menghambat proses kerusakan atau pelapukan, tindakan menangani kerusakan, serta menjaga agar suatu benda tetap berada pada kondisi yang baik sesuai dengan aslinya. Bertolak dari pengertian tersebut, masyarakat Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali merupakan salah satu masyarakat desa yang melakukan konservasi tradisional terhadap peninggalan arkeologi berupa prasasti Sukawana D yang telah diwarisi secara turun temurun. Usaha yang dilakukan adalah perawatan dengan menggunakan jeruk nipis secara rutin. Penggunaan jeruk nipis sebagai bahan perawatan prasasti Sukawana D terbukti sangat bermanfaat menghindari proses korosi. Perawatan ini dimaksudkan untuk memperlambat kerusakan prasasti. Upaya sederhana dan tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sukawana memperoleh hasil nyata berupa lestarinya prasasti Sukawana D

Item Type: Article
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya
Pendidikan > Kebudayaan > Candi
Divisions: Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Balai Konservasi Borobudur
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 12 Apr 2026 05:12
Last Modified: 15 Apr 2026 14:27
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/32

Actions (login required)

View Item
View Item