KOLEKSI TENUN IKAT MUSEUM NEGERI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR.pdf - Published Version
Download (22MB)
cover depan KOLEKSI TENUN IKAT MUSEUM NEGERI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR.jpg - Cover Image
Download (880kB)
Abstract
Budaya berpakaian bagi manusia pada umumnya setelah mereka mengenal bercocok tanam dan beternak hewan. Seperti diketahui dari hasil ekskavasi (penggalian arkeologi) di Nanga Balang Kabupaten Kapuas Hulu, telah ditemukan hasil-hasil benda budaya antara lain gerabah mentah polos dan ada yang berhias motif geometris, batu-batuan bahan, kapak-kapak batu dan batu pemukul lainnya. Sedangkan pendatang baru yang dikenal sebagai masyarakat Melayu, dari negeri asalnya mereka telah membawa sejumlah ketrampilan dan teknologi yang sezaman dengan perkembangan kebudayaan perunggu dari daerah Dongson di sekitar Yunan Tiongkok Selatan. Dengan adanya kontak antara penduduk Melayu dengan masyarakat suku Daya kemudian mereka kenal dengan cara tenun ikat. Kain tenun ikat pada masyarakat Suku Dayak menggunakan motif-motif dunia atas dan dunia bawah, menandakan bahwa kain tenun tersebut dipakai hanya pada waktu-waktu pelaksanaan upacara ritual saja. Kepandaian menenun bagi masyarakat suku Daya di daerah Kalimantan Barat ini dijumpai di Kapuas Hulu, Sintang dan Ketapang.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Pakaian Tradisional |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 03:58 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 03:58 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3457 |
