JENIS-JENIS PELITA SERTA MAKNANYA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DAERAH BALI.pdf - Published Version
Download (23MB) | Preview
Abstract
Pelita sebagai hasil karya manusia yang digunakan sebagai alat penerangan. Pandangan masyarakat Bali tentang pelita, ada berbagai macam versi atau sebutan menurut istilah lokal masing-masing. Hal ini memang dapat disadari, karena kehidupan masyarakat Bali dilandasi oleh konsepsi adigium desa, kala, patra (tempat, waktu dan keadaan) dan juga karena terkait dengan fungsi pelita tersebut dalam penggunaannya.
Namun secara keseluruhan selalu mengandung arti maupun fungsi yang sama, adalah sebagai alat penerangan. Jenis-jenis pelita itu, mencakup; damar gantung, damar wayang, damar layon, damar kurung, damar memutru, pedamaran, prakpak, lobakan dan obor. Dari jenis-jenis pelita ini dapat diklasifikasikan berdasarkan kegunaannya dalam kehidupan masyarakat, yang meliputi: (1) digunakan secara rutinitas sebagai alat penerangan di dalam rumah pada malam hari, termasuk juga sebagai alat penerangan, jika bepergian malam hari; (2) digunakan sebagai alat penerangan dalam pementasan wayang kulit bagi masyarakat penonton (hiburan) dan (3) digunakan sebagai salah satu sarana atau alat upakara/upacara adat maupun agama.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 04:45 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 04:45 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3575 |
