Sejarah sosial daerah Sumatra Utara Kotamadya Medan

Book
Pelly, Usman, R., Rata and Kartadarmadja, Soenyata (1984) Sejarah sosial daerah Sumatra Utara Kotamadya Medan. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta.

[thumbnail of SEJARAH SOSIAL DAERAH SUMATERA UTARA KOTAMADYA MEDAN.pdf]
Preview
Text
SEJARAH SOSIAL DAERAH SUMATERA UTARA KOTAMADYA MEDAN.pdf - Published Version

Download (52MB) | Preview

Abstract

Wilayah Kota Medan yang memanjang dari selatan ke arah utara memiliki luas yang telah beberapa kali mengalami perubahan. Penduduk Kota Medan terdiri atas berbagai suku bangsa dengan pola budaya yang berbeda. Mereka adalah suku Batak, Melayu, Jawa, Aceh, Minangkabau, orang-orang Cina, Eropa, dan lain sebagainya. Di antara suku-suku tersebut orang-orang Batak dan Melayu merupakan penduduk asli Sumatera Utara sedangkan suku-suku lainnya merupakan kelompok-kelompok pendatang.

Selurufi Kofa Medan berada di daerah dataran rendah. Keadaan tanah di sekitar Kota Medan yang cukup subur bagi perkebunan tembakau, telah membawa kedudukan Kota Medan menjadi semakin bertambah penting dan padat. Hal ini terbukti setelah Niewenhyus membuka perkebunan tembakau di sekitar Kota Medan pada tahun 1864. Arus urbanisasi penduduk dari daerah pedalaman Sumatera Utara menuju kota-kota di tepi pantai terutama pantai, tiinur Propinsi Sumatera Utara di tempat mana Medan berada ikut meningkat. Tujuan utama yang mendorong terjadinya arus perpindahan itu adalah faktor ekonomi dengan kemungkinan-kemungkinan keadaan daerah asal penduduk tersebut yang kurang menguntungkan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka (Everett S. Lee, 1980 : 7)

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal
Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia
Divisions: Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 13 Apr 2026 05:34
Last Modified: 13 Apr 2026 05:34
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3749

Actions (login required)

View Item
View Item