Sejarah Pendidikan Daerah Kalimantan Selatan.pdf - Published Version
Download (44MB) | Preview
Abstract
Sewaktu agama Hindu dan Budha berkembang di pulau Jawa, norma-norma agama tersebut sampai pula ke Kalimantan Selatan. Ada situs-situs bangunan dan benda-benda temuan yang menunjukkan tentang masuknya ajaran Hindu-Budha ke daerah ini. Walaupun tidak ada data-data yang menggambarkan secara khusus bagaimana cara berkembangnya norma-norma tersebut di masyarakat Kalimantan Selatan, namun dari kehidupan rakyat "Suku Banjar" yang pada umumnya beragama Islam itu, sampai sekarang masih terdapat tradisi-tradisi yang bersumber dari ajaran Hindu atau Budha.
Masuknya agama Islam pada awal abad ke 16 ke Kalimantan Selatan, dan dengan berislamnya Sultan Banjar pertama yang bernama Sultan Suriansyah, perkembangan Islam di daerah itu mengalami kemajuan yang pesat. Puncak perkembangan Islam tersebut berlangsung pada abad ke 18, ketika itu hidup seorang Ulama Besar bernama Syekh Muhammad Arsyad. Dengan sistem pengajian yang dikembangkannya di kampung Dalam Pagar Martapura, akhirnya bermunculanlah ulama-ulama muda yang berhasil mewarisi ilmu Ulama Besar tersebut. Mereka itulah yang kemudian yang menjadi penyebar ajaran-ajaran Islam ke pelosok-pelosok daerah di Kalimantan Selatan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | ?? PED005.7 ?? Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 05:49 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 05:49 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3818 |
