PERKAMPUNGAN DI KOTA SEBAGAI WUJUD ADAPTASI SOSIAL.pdf - Published Version
Download (40MB) | Preview
Abstract
Dalam pengembangan kota yang ideal tidak cukup li.anya memperluas areal, tetapi lebih penting lagi adalah pencukupan prasarana dan sarana perkotaan bagi warganya. Adalah kurang tepat jika bermukim di kota tetapi mempunyai penerangan lampu minyak, gang yang becek, dan perkampungan yang gelap. Walaupun demikian adalah nyata bahwa keadaan seperti ini masih dijumpai di Kota Medan.
Setelah bertempat tinggal di perkampungan yang kondisi lingkungannya relatif buruk ini terjadi keseragaman dalam hal ekonomi, sosial, keluarga, ibadah agama dan lainnya. Untuk mengkaji perikehidupan warga di perkampungan Kota Medan dipilihlah satu kampung di pusat kota, yaitu Kelurahan Tegal Sari I, dan satu kampung di pinggiran kota, yaitu Kelurahan Tanjung Gusta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan penduduk di kedua kelurahan itu sama-sama rendah, baik tingkat hidup warganya maupun kondisi lingkungannya. Malahan kehidupan di Kelurahan Tanjung Gusta lebih rendah daripada di Tega! Sari I.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 06:19 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 06:19 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3969 |
