PERTUMBUHAN PEMUKIMAN MASYARAKAT DAERAH ISTIMEWA ACEH.pdf - Published Version
Download (31MB) | Preview
Abstract
Lingkungan perairan merupakan pentas yang dominan di Indonesia. Setidak-tidaknya ada dua kondisi yang melatarbelakangi keadaan demikian. Pertama, Indonesia berbentuk kepulauan. Sesuai dengan salah satu aspek makna wawasan Nusantara, lebih kurang 62% luas wilayah Indonesia seluruhnya merupakan perairan, dalam arti laut, selat, dan teluk. Wilayah daratan yang terdiri atas pulau-pulau diperkirakan seluas 38%. Di wilayah daratan itu ada pula lingkungan perairan yang berwujud sungai, danau, waduk dan rawa. Kondisi kedua, di Indonesia curah hujan tergolong banyak, dan ini merupakan sumber utama perairan darat. Ceritera sejarah yang tersimpul dalam ungkapan zaman bahari agaknya mengacu kepada suasana kelautan yang mewarnai kehidupan "Bangsa Indonesia" pada masa lalu. Akan tetapi, kenyataan sekarang menunjukkan bahwa hanya 2% penduduk Indonesia yang menggunakan laut sebagai tumpuan hidupnya. Sedangkan selebihnya bertumpuan hidup ke darat. Kalaupun ada di antara mereka yang memanfaatkan lingkungan perairan, itu hanyalah sebagai tumpuan tambahan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 06:25 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 06:26 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/3997 |
