SIKAP MASYARAKAT KOTA BUKITTINGGI TERHADAP ILMU GAIB.PDF - Published Version
Download (18MB) | Preview
Abstract
Penelitian ini berangkat dari sebuah hipotesis bahwa masyarakat kota dengan segala kemajuan dan fasilitas (modern) yang tersedia masih tetap menggunakan ilmu gaib dalam menjawab dan mengatasi persoalan hidupnya sehari-hari. Hipotesis ini muncul dari kenyataan yang ditemui sehari-hari yang dapat dilihat dengan kasat mata, bahwa semakin maraknya pengobatan-pengobatan alternatif (pengobatan dengan menggunakan kekuatan supernatural).
Dari hasil yang diperoleh di lapangan (tabulasi kuesioner) ternyata masyarakat kota yang menjadi sampel penelitian ini bersikap negatif terhadap ilmu gaib. Artinya, pengobatan oleh dukun bukanlah menjadi prioritas pertama bagi mereka. Begitupun tentang penyebab penyakit atau praktek-praktek ilmu gaib dalam usaha memperoleh keuntungan (dalam berdagang) atau memperoleh jabatan tidak sepenuhnya dipercayai, hanya sebagian kecil saja yang mempercayai (dan melakukan) hal-hal yang berbau gaib tersebut.
Sikap negatif yang ditunjukkan oleh kelompok sampel, tidak mencerminkan karakteristik tertentu (baik dari segi tingkat pendidikan maupun jenis pekerjaan) dari kelompok sampel tersebut. Meskipun kelompok sampel menunjukkan sikap negatif terhadap ilmu gaib, namun mereka meyakini dan menyadari keberadaan ilmu gaib itu dalam kehidupan sehari-hari, serta meyakini pula bahwa ilmu gaib itu bermanfaat bagi manusia.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 17:14 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 14:06 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4049 |
