SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT DESA KALTIM.pdf - Published Version
Download (37MB) | Preview
Abstract
Masyarakat suku bangsa Pasir maupun suku bangsa Tunjung telah lama berhubungan dengan orang-orang dari luar seperti orang Bugis, Jawa, Banjar, Madura, Cina dan Eropa serta orang-orang Philipina, Malaysia, dan Korea. Akibat terjadi kontak dengan orang-orang dari luar ini, maka terjadilah proses perubahan sosial. Di samping itu sebagai faktor yang mendorong proses perubahan tersebut adalah banyaknya pemuda-pemuda yang berpendidikan modern, sehingga timbulnya idealisme di kalangan mereka untuk membangun suku bangsa dan daerahnya.
Sejalan dengan ini, maka pembangunan di Kalimantan Timur sejak 10 tahun terakhir ini hasilnya dapat dirasakan sampai ke pelosok pedesaan. Harapan dan kepercayaan akan hidup lebih baik memberikan semangat dan partisipasi masyarakat untuk lebih giat melaksanakan pembangunan. Pembangunan yang dicapai ini adalah hasil dari eksploitasi hutan, minyak dan gas bumi yang dikerjakan secara teknologi modern. Hal ini memberikan pengaruh terhadap perubahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat pedesaan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 17:23 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 17:23 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4055 |
