SISTEM KEPEMIMPINAN DI DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH SUMSEL.pdf - Published Version
Download (50MB)
Abstract
Hal-hat yang dibahas dalam analisis ini menyangkut:
1. Pengaruh Kebudayaan terhadap sistem kepemimpinan pedesaan;
2. Sistem kepemimpinan pedesaan sehubungan dengan sistem administrasi politik nasional;
3. Sistem kepemimpinan pedesaan dalam pembangunan nasional.
Berdasarkan uraian-uraian dalam yang disampaikan, terlihat bahwa pengaruh kebudayaan terhadap sistem kepemimpinan pedesaan sangat mendasar terutama pengaruh hukum adat yang tertuang dalam Kitab Undang-undang Simbur Cahaya.
Maksudnya adalah bahwa sifat kebersamaan masyarakat masih betul-betul terlihat di dalam sistem kepemimpinan itu. Kadang-kadang sifat ini melampaui batas-batas kepemimpinan seorang pemimpin. Sebagai contohnya dapat dikemukakan bahwa organisasi Karang Taruna mempunyai seorang ketua dan pengurus lainnya. Sewaktu organisasi ini menerima bantuan berupa peralatan kesenian, peralatan ini tidak saja digunakan oleh anggota Karang Taruna , tetapi juga oleh remaja yang tidak tergabung dalam organisasi ini bahkan digunakan juga oleh orang tua. Ketua dalam hal ini tidak merasa bahwa kepemimpinannya dilampaui oleh masyarakat karena sifat kebersamaan yang telah mentradisi itu. Selain dari contoh itu masih banyak lagi contoh-contoh yang lainnya.
Setelah itu , pengaruh-pengaruh yang datang kemudian hanya bersifat melengkapi saja dari hal-hal yang sudah ada dan mendasar dalam kehidupan masyarakat .
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 17:26 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 17:26 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4062 |
