SISTEM PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DIDAERAH TIMOR TIMUR.PDF - Published Version
Download (35MB) | Preview
COVER DEPAN SISTEM PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DIDAERAH TIMOR TIMUR.jpg - Cover Image
Download (545kB) | Preview
Abstract
Penduduk desa Babulo yang berjumlah 3020 orang sebagian besar berbahasa Mambai sebagai bahasa ibu, sedang untuk berhubungan dengan penduduk dari daerah lain biasa mempergunakan bahasa Tetum. Sebagaimana penduduk asli Timor Timur pada umumnya mereka hidup mengelompok yang merupakan satu kekerabatan. Mereka membentuk kekerabatan berdasarkan kepentingannya; ada kekerabatan patrilineal, kekerabatan matrilineal dan kekerabatan parental.
Tiap-tiap kerabat mempunyai pemimpin sendiri-sendiri, pemimpin klen atau fretri yaitu catuas untuk masalah sekuler, dan catuas lulik untuk masalah yang bersifat sakral. Sedang pimpinan kelompok terdiri dari; bahen mahebu untuk masalah yang sekuler, dan bahen mahebu lulik untuk masalah-masalah yang bersifat sakral.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 17:37 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 17:38 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4069 |
