Sosialisasi anak pada perkampungan miskin di kotamadya Jayapura Propinsi Irian Jaya (struktur keluarga dan sosialisasi)

Book
Wiryatno, Wiryatno, Ngadino, Ngadino, Harinto, Harinto and Rumbiak, Rumbiak (1983) Sosialisasi anak pada perkampungan miskin di kotamadya Jayapura Propinsi Irian Jaya (struktur keluarga dan sosialisasi). Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah, Jakarta.

[thumbnail of Buku ini berkaitan dengan masyarakat adat]
Preview
Text (Buku ini berkaitan dengan masyarakat adat)
SOSIALISASI ANAK PADA PERKAMPUNGAN MISKIN DI JAYAPURA IRIAN JAYA.pdf - Published Version

Download (17MB) | Preview

Abstract

Corak struktur keluarga batih dan keluarga luas di kedua kampung sampel adalah patrilineal. Sosialisasi anak pada masing-masing keluarga dimulai sejak anak dalam kandungan. Upacara adat yang berkaitan dengan masa kehamilan jarang dilakukan oleh keluarga di kedua kampung sampel karena kondisi ekonomi keluarga yang kurang memadai.
Hanya sebagian kecil penduduk (KK) masih menyelenggarakan upacara adat tersebut, seperti menujuh bulan kehamilan pertama. Perarian ayah-ibu terutama ibu dalam sosialisasi anak tampak mulai masa kehamilan dengan menaati berbagai tabu yang berlaku. Semua itu dilakukan dengan harapan anak yang akan lahir kelak mempunyai watak yang baik dan selamat.
Peranan ibu dalam proses sosialisasi anak dirintis pula sejak anak lahir, yaitu dengan pemberian ASL Umumnya, perawatan anak dalam keluarga merupakan tumpuan tugas pokok seorang ibu. Anggota keluarga lain seperti ayah dan saudara kandung yang lebih tua ikut membantu tugas. ibu tersebut. Demikian pula kerabat lain yang tinggal serumah (keluarga luas) bertindak membantu tugas seorang ibu di rumah. Jadi anak-anak tidak membantu tugas seorang ibu di rumah. Jadi anak-anak tidak hanya mengalami proses sosialisasi dari orang tuanya, tetapi Juga dari anggota keluarga dan kerabat serumah.
Perwujudan proses sosialisasi pada masing-masing keluarga tampak melalui pengenalan nilai-nilai dan kedisiplinan anak. Pengenalan nilai-nilai itu diberikan melalui keteladanan, dan atau dongeng. Kedisiplinan diberikan oleh orang tua sejak mµlai kecil, yaitu kebiasaan buang air pada tempat dan saat yang teratur, cara berpakaian, dan makan sehingga anak tanpa melakukan ,sendiri tanpa bantuan orang lain.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya
Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan
Divisions: Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 13 Apr 2026 18:07
Last Modified: 13 Apr 2026 18:09
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4086

Actions (login required)

View Item
View Item