RELIGI KOMUNITAS ADAT DAYAK SALAKO.Image.Marked.pdf
Download (14MB) | Preview
Abstract
Komunitas adat secara umum merupakan kelompok masyarakat yang sebagian besar masyarakatnya masih hidup secara tradisional dengan tetap mempertahankan kepercayaan-kepercayaan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Sementara itu penyebaran agama mondial dan kebijakan negara juga hadir di tengah komunitas adat. Ketika religi lokal dipertemukan dengan pandangan para mondial, lantas kebijakan pun menganggap bahwa religi lokal tidak setara dengan agama mondial, lantas kebijakan pun menganggap bahwa religi lokal tidak setara dengan agama mondial, sehingga religi lokal semakin punah dan kebudayaan masyarakat semakin tersisihkan. Hal inilah yang dihadapi oleh komunitas adat Dayak Salako di Desa Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang. Bagak Sahwa sebagai perdesaan yang dilalui jalur sutra, tentu makin terbuka terhadap pengaruh modernitas. Padahal desa tersebut dihuni oleh komunitas adat Dayak Salako dengan religi lokal yang telah mendarah daging dalam tradisi mereka. Hal ini tent mempengaruhi keberadaan komunitas adat Dayak Salako di Desa Bagak Sahwa. Buku ini mengungkapkan fenomena keberadaan religi lokal pada komunitas adat Dayak Salako, yang hingga kini masih dipertahankan melalui tradisi.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 21:58 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:41 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4341 |
