MENELUSURI JEJAK REMPAH DI KALIMANTAN TENGAH ABAD KE 19 DAN KE 20.Image.Marked.pdf
Download (3MB) | Preview
Abstract
Rempah Indonesia pernah berjaya dan memberikan dampak besar bagi dunia. Rempah bukan hanya sebagai identitas bangsa, melainkan juga sebagai alat pemersatu yang menghubungkan daerah-daerah di Nusantara. Sudah barang tentu melalui jalur perdagangan rempah terjadi interaksi yang berdampak pada bidang ekonomi, sosial, maupun budaya. Pulau Kalimantan sendiri telah terdeteksi dalam perdagangan rempah dunia setidaknya sejak abad ke-2 Masehi. Rempah dari Kalimantan tidak hanya dikenal di India dan Cina, tetapi juga di Jazirah Arab dan Persia. Kalimantan pun tidak sekedar tempat singgah karena menawarkan hasil alam yang bernilai ekonomis, seperti kamper dan rempah wangi lainnya. Fokus buku ini bertujuan untuk mengajukan jenis rempah lainnya, yaitu rempah wangi berupa kayu gaharu (orang Dayak menyebutnya Garu), resin kayu, kayu manis liar, dan juga sebangsa kayu wangi seperti kayu manis liar yang dikenal dengan sintok. Selain itu, buku ini juga akan memberikan informasi terkait bagaimana masyarakat Dayak memanfaatkan berbagai produk rempah-rempah khas Kalimantan terutama di wilayah Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Gunung Mas dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai penambah cita rasa dalam masakan, sebagai tanaman obat penyembuh, dan sebagai pelengkap dalam ritual kepercayaan setempat.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 22:23 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:41 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4348 |
