EKSISTENSI PENGHAYAT KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN YME DI BALI.pdf
Download (48MB) | Preview
Abstract
Buku ini merupakan hasil penelitian Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali tahun 2021, dengan judul "Eksistensi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Sapta Darma di Provinsi Bali". Ajaran Kerokhanian Sapta Darma masuk di Provinsi Bali sekitar tahun 1953 di Denpasar, oleh beberapa anggota TNI yang kian hari, minggu, bulan, tahun persebarannya meluas ke seluruh kabupaten yang ada di Bali. Hal ini diperkuat dengan adanya sanggar-sanggar di beberapa kabupaten di Bali sebagai tempat bagi penganut Penghayat Kepercayaan Sapta Darma ketika melaksanakan sujud. Dalam topik pembahasan ini yakni tentang "eksistensi Pengahayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Sapta Danna di Provinsi Bali" sangat menarik, namun sifatnya sedikit sensitif mengingat objek bahasan menyangkut keyakinan seseorang atau kelompok sosial yang sangat menyentuh perasaan dan mengandung nilai rasa sensitifitas tinggi. Untuk itu sangat disadari bahwa hasil penelitian ini masih belum sempuma sehingga dalam kesempatan ini dimohon para pembaca dan kepada semua pihak untuk dapat memberikan kritik serta sarannya demi kesempurnaan hasil-hasil penelitian berikutnya.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Bali |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 01:58 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 12:58 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4389 |
