KEPEMIMPINAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT DAYAK NGAJU PROV KALTENG.pdf
Download (60MB) | Preview
Abstract
Suku dayak ngaju merupakan sub etnis Dayak terbesar populasinya di Kalimantan Tengah. Disusul oleh Dayak Maanyan, Ot Danum, Dusun, Lawangan, Siang dan Dayak Tomon/Tamuan (Widen, 2003). Salah satu ciri kehidupan tradisional Suku Dayak Ngaju adalah mereka masih mempertahankan dan mempraktekkan kepemimpinan tradisional yang mereka yakini dapat menjamin keamanan, ketentraman, kebahagiaan hidup, serta kelangsungan adat istiadat mereka. Widen (2003) mengatakan bahwa pada awalnya suku Dayak yang ada di Kalimantan Tengah mendiami daerah-daerah pesisir. Namun setelah kedatangan suku Melayu (Kelompok Melayu Muda) maka semua orang Dayak semakin terdesak ke daerah pedalaman. Keterdesakan ini sesungguhnya merupakan upaya orang Dayak untuk "melarikan diri" guna menyelematkan adat-istiadat yang mereka pelihara hingga saat ini.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:57 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:41 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4401 |
