REVITALISASI KESENIAN DONGKREK DALAM RANGKA KETAHANAN BUDAYA LOKAL.pdf - Published Version
Download (91MB) | Preview
Abstract
Bagi kalangan sejarawan, Madiun bukan hanya telah memberikan dokumen- dokumen kesejarahan yang masih hidup, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi terlahirnya tema-tema kesejarahan tertentu. Bagi kalangan seniman Madiun juga menyimpan begitu banyak bentuk kesenian khas yang unik dan mentradisi. Salah satu kesenian itu, diantaranya adalah, kesenian mensejarah yang dikenal dengan nama kesenian Dongkrek. Kesenian Dongkrek terlahir diantara tenunan tenunan tebal dari pengalaman budaya, kesejarahan, dan tradisi yang begitu mendalam dan mengagumkan dari kekhasan kawasan Caruban tersebut. Dalam historisnya, kesenian ini telah diyakini sebagai kesenian sakral yang begitu menyejarah, baik bagi masyarakat Mejayan maupun Caruban pada umumnya. Dongkrek yang tumbuh dari tradisi masyarakat di Desa Mejayan, yang kini telah menjadi kesenian khas daerah Madiun. Fenomena ini menjadi menarik untuk diteliti lebih jauh, karena pada saat kesenian tradisi lain berguguran dan ditinggalkan pendukungnya, justru kesenian ini mengalami perkembangan yang cukup pesat.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Seni dan Kesenian |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:34 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:09 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4421 |
