TRADISI MASYARAKAT PARMALIN DI TOBA SAMOSIR.pdf
Download (48MB) | Preview
Abstract
Tulisan ini membahas mengenai tradisi para penganut kepercayaan tradisional yang menyebut kepercayaan mereka sebagai Ugamo Malim di Kabupaten Toba Samosir, tepatnya di Hutatinggi, Laguboti. Penganut Ugamo Malim ini disebut Parmalim. Situs Parmalim menegaskan bahwa penyebutan Parmalim mengarah pada identitas pribadi, sedangkan kelembagaannya disebut sebagai 'Ugamo Malim'. Mereka meyakini keberadaan Tuhan Pencipta Alam Semesta dengan menyebutnya sebagai Debata Mulajadi Nabolon. Hubungan dengan Mulajadi Nabolon disebut "Ugamo" inti ajaran dalam menjalankan hubungan itu disebut "Hamalimon". Oleh karena itu adanya buku ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi Parmalim di Kabupaten Toba Samosir, khususnya Parmalim di Hutatinggi. Studi ini memperkaya sudut pandang tinjauan terhadap Parmalim dan Ugamo Malim. Diharapkan hasil studi ini menjadi salah satu luaran yang membantu tumbuh kembangnya pemahaman serta kesadaran akan multiculuralisme di Indonesia, khususnya mengenai kehidupan keberagaman dan kehidupan sosial budaya serta politik kaum beda agama dan keyakinan ataupun beda kepercayaan
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:52 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 12:47 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4430 |
