Sayonara, saudara tua! akhir pendudukan, datang kemerdekaan

Book
Tjahjawulan, lndah and Chotimah, Chusnul (2019) Sayonara, saudara tua! akhir pendudukan, datang kemerdekaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah, Jakarta. ISBN 9786237092247 (In Press)

[thumbnail of Buku ini mengenai penyesuaian masyarakat terhadap pertukraran budaya antara masyarakat Indonesia dan Jepang]
Preview
Other (Buku ini mengenai penyesuaian masyarakat terhadap pertukraran budaya antara masyarakat Indonesia dan Jepang)
05 SAYONARA SAUDARA TUA AKHIR PENDUDUKAN DATANG KEMERDEKAAN.PDF

Download (54MB) | Preview

Abstract

Di ambang kekalahannya menghadapi Sekutu dalam perang dunia, pemerintahan pendudukan Jepang segera mengambil berbagai kebijakan untuk mengambil hati rakyat Indonesia agar tetap mendukungnya. Bermacam posisi penting dalam pemerintahan diberikan kepada tokoh nasionalis Indonesia seraya menjanjikan kemerdekaan di kemudian hari. Jepang seolah-olah juga mempersiapkan alih kekuasaan secara bertahap ke tangan rakyat Indonesia melalui badan-badan persiapan kemerdekaan yang dibentuknya. Kebijakan minshin haku itu dimanfaatkan dengan baik oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia. Rasa kebangsaan pada umumnya masyarakat Indonesia terus tumbuh dan berkembang. Meskipun masih terdapat perbedaan pandangan antara kelompok nasionalis senior dan kelompok pemuda tentang bagaimana melaksanakan proklamasi kemerdekaan, hal itu tidak menyurutkan gairah menyambut kebebasan yang sesungguhnya. Pengalaman bersama akibat penjajahan Jepang-juga masa-masa pahit kolonial sebelumnya membuat kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia makin kukuh.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia
Divisions: Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 14 Apr 2026 05:00
Last Modified: 14 Apr 2026 05:01
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4437

Actions (login required)

View Item
View Item