AKULTURASI BUDAYA ACEH PADA MASYARAKAT JAWA DI KOTA LANGSA.pdf
Download (40MB) | Preview
Abstract
Suatu kenyataan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat serba majemuk yang terdiri dari sejumlah etnis dengan latar belakang kebudayaan dan sejarah yang berbeda. Etnis tersebut dalam kenyataannya telah membentuk kelompok-kelompok sosial yang masing-masing mengembangkan kebudayaannya. Di setiap daerah, khususnya di kota-kota, selalu terdapat masyarakat yang demikian itu. Dari hal tersebut dapat dipastikan bahwa hampir tidak ada satu kotapun di wilayah Indonesia ini pacta saat sekarang yang tidak bersifat pluralistis, baik dari sudut etnis, agama serta juga sudut status dan profesi. Kesemua heterogenitas ini telah ikut mempengaruhi corak dinamika dan perubahan sosial masyarakat itu sendiri. Meskipun kalau dikaji dengan sungguh-sungguh. Salah satu daerah yang menjadi tempat tinggal mereka bermigrasi adalah Kota Langsa Provinsi Aceh. Di daerah ini, etnis Aceh merupakan etnis dominan dan lebih dulu tinggal. Kedua etnis akhirnya bergaul, berkomunikasi, bahkan melakukan perkawinan antar etnis. Tentunya, hal ini menjadi suatu yang menarik untuk dikaji. Bagaimana kedua etnis saling berinteraksi dan bagaimana hasil dari interaksi tersebut merupakan beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan tersebut membawa fokus kita pada kajian tentang akulturasi.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 05:04 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 12:47 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4440 |
