ALAT MUSIK BAKBENG ORGANOLOGI DAN PELUANG PEMANFAATANYA.pdf - Published Version
Download (28MB) | Preview
Abstract
Alat musik dari bambu ada berbagai macam, dan hampir di setiap daerah memiliki kekayaan budaya tersebut. Keunikan atau ciri khas dari masing-masing daerah muncul sebagai identitas loka. Bakbeng dari Sampang Madura adalah satu diantara sekian banyak alat musik dari bambu. Secara organologis, Bakbeng memiliki keunikan, dengan adanya empat dawai dalam satu batang bambu, dan adanya membran penutup di salah satu ujung batang bambu. Sumber bunyi pada alat musik Bakbeng berasal dari dawai yang biasa disebut teres perreng, dibuat dari bilahan kulit bambu. Untuk menghasilkan bunyi bass pada Bakbeng digunakan satu penghantar lagi yaitu lecile atau kopengan yang berupa seperti plat dari bambu. Lubang atau lobeng sebagai bentuk resonansi. Teknik memainkan alat musik Bakbeng dengan cara diketuk-ketuk menggunakan sebuah tongkat pemukul yang berbahan bambu. Keberadaan Bakbeng tidak populer seperti musik tradisional lainnya yang berkembang di Madura, seperti Dhuk-dhuk, Ghu/-ghul, Tong-tong, dan Ul Dhaul, namun bukan berarti tidak ada. Hingga kini kesenian tersebut tetap eksis di tengah masyarakat Sampang, di tengah "persaingan" dengan musik tradisional lainnya yang terlihat lebih menarik.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Alat Musik Tradisional |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 05:05 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:09 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4441 |
