KEBHINEKAAN BUDAYA PAPUA PERSPEKTIF ARKEOLOGI PRASEJARAH.PDF - Published Version
Download (41MB) | Preview
Abstract
Papua merupakan wilayah yang sangat menarik untuk kajian percampuran budaya (cultural mix) atau asimilasi antara ras Australo-Melanesoid dengan Mongloid/Austronesia. Ras Australo-Melanesoid (Papua) tampaknya telab mengbuni wilayab ini sebelum kebadiran migrasi Austronesia sekitar 5000 tabun yang lalu. Bukti-bukti arkeologis di situs Kuk mengindikasikan adanya kegiatan pertanian sekitar 7000 tabun yang lalu, atau sebelum kebadiran penutur Austronesia di Papua. Kajian tentang awal pertanian di Papua merupakan topik yang menarik dilakukan di daerab ini. Pertanyaan yang muncul apakab pertanian umbi-umbian (taro dan yam) di Papua bersifat independen, seperti balnya gandum di Asia Barat, padi di Cina dan India, serta jagung di Amerika Selatan. Kajian awal pertanian di Papua yang sudah dirintis oleb peneliti terdabulu perlu dilanjutkan di masa yang akan datang, dan deskripsi hasil penelitian yang dilakukan selama ini telab dimuat dalam buku ini. Buku ini sangat penting untuk dibaca sebagai panduan untuk memahami dinamika budaya Papua dari masa lalu hingga saat ini. Semoga buku ini menjadi media pembelajaran mengenai arkeologi Papau, dinamika dan percampuran atau hibridisasi budaya antara masyarakat Papua dan kelompok Austronesia.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Sejarah Indonesia Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan > Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 05:39 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 13:17 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4493 |
