KONSERVASI MATERIAL TER-ARANG.PDF
Download (16MB) | Preview
Abstract
Buku ini merupakan hasil dari kajian-kajian yang telah dilaksanakan oleh Balai Konservasi Borobudur sejak tahun 2013 hingga 2015 yang bertema mengenai penanganan konservasi cagar budaya yang telah menjadi arang. Kedua situs ini, Liangan dan Tambora merupakan situs yang mempunyai temuan benda-benda yang telah menjadi arang akibat letusan gunung berapi. Benda-benda yang telah menjadi arang tentunya secara fisik sudah menjadi rapuh dan fragile Untuk melestarikan cagar budaya terarang membutuhkan metode dan teknik penanganan konservasi yang khusus dan tepat agar cagar budaya tersebut dapat terselamatkan dan terpelihara dengan baik. Sebagaimana telah kita ketahui bersama, Indonesia merupakan negara yang amat kaya dengan tinggalan budaya. Tinggalan budaya tersebut tersebar di berbagai lokasi dan berasal dari rentang waktu sejarah yang sangat panjang. Jenis material yang menjadi penyusun tinggalan budaya tersebut juga sangat beragam, baik bahan anorganik maupun bahan organik. Berbagai jenis material tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga membutuhkan upaya pelestarian yang berbeda-beda pula.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Balai Konservasi Borobudur |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 05:42 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 14:28 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4511 |
