PENDIDIKAN ANTIKORUPSI.pdf - Published Version
Download (65MB) | Preview
Abstract
Kearifan lokal dalam bentuk yang umum mempunyai pengertian kebijaksanaan atau pengetahuan asli suatu masyarakat yang berasal dari nilai luhur tradisi budaya untuk mengatur tatanan kehidupan masyarakat. Sedangkan menurut versi masyarakat Lombok, kearifan lokal mempunyai pengertian perilaku positif manusia berhubungan dengan alam dan lingkungan sekitarnya. Sumbernya bisa berasal dari nilai, agama, adat-istiadat, petuah nenek moyang atau budaya setempat, yang terbangun secara alamiah dan beradaptasi dengan lingkungan.
Buku ini dimaksudkan untuk memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan anti korupsi serta bentuk kearifan lokal pada suku Sasak di Lombok. Pendidikan anti korupsi atau anti-ngelingkungan pada masyarakat Suku Sasak telah mulai ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Artinya anak-anak sudah mulai diberikan pemahaman pendidikan anti korupsi, yaitu ketika anak-anak sudah bisa membedakan antara baik dan buruk. Media yang pakai orangtua untuk memberikan pemahaman tentang pendidikan anti korupsi melalui cerita rakyat atau dongeng, legenda, kisah leluhur seperti contoh cerita Cupak Gerantang.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Bali |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 26 Apr 2026 15:29 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 14:51 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4765 |
