Begalan.pdf
Download (71kB) | Preview
Abstract
Pembicaraan tentang tradisi begalan di Banyumas sebenarnya sudah sangat sering dilakukan dalam berbagai forum diskusi. Rata-rata pembahasan berkisar tentang perwujudannya sebagai ritual tradisional berupa drama dengan properti alat dapur
yang disajikan pada upacara pernikahan di wilayah kultur Banyumas.
Dalam kehidupan masyarakat Banyumas tradisional dikenal makna-makna simbolik dalam setiap tindakan yang memiliki kandungan makna lebih dalam daripada katakata verbal. Seperti halnya pada ritual begalan, pemaknaan bukan saja terletak pada perwujudan yang dapat dilihat dan didengar. Untuk memahami lebih jauh persoalan begalan maka kita harus mengetahui tujuan dilaksanakannya ritual itu. Begalan selain
sebagai media pitutur bagi mempelai berdua juga sebagai wujud ekspektasi tentang kontinuitas kehidupan masa depan yang selaras alam.
| Item Type: | Monograph (Working Paper) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Seni Pertunjukkan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 05:17 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:06 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/49 |
