PEMUKIMAN SEBAGAI KESATUAN EKOSISTEM DAERAH KALIMANTAN TIMUR.pdf - Published Version
Download (32MB) | Preview
Abstract
Pengaruh teknologi di satu pihak dan usaha untuk meningkatkan taraf kehidupan suatu bangsa atau taraf hidup suatu masyarakat, maka antara desa yang satu dengan desa yang lain dapat dilihat perbedaan tingkat kemantapan hubungan ditinjau dari ekosistem. Ekosistem yang terjadi atas bentukan kata ekologis memberikan arah arah sampai tingkat yang bagaimana hubungan manusia bersama mahluk hidup lainnya dengan lingkungannya yang merupakan suatu sistem tersendiri. Kemantapan hubungan timbal balik dari berbagai indikator inilah yang dipergunakan untuk membedakan antara desa swasembada, desa swakarya, dan desa swadaya. Bagaimana mata pencaharian penduduk, produksiya, adat-istiadatnya, kelembagaan yang ada di desa tersebut, pendidikannya terutama pendidikan tingkat Sekolah Dasar, gotong-royongnya dan bagaimana prasarana transportasinya.
Buku ini diterbitkan untuk mengetahui kedudukan desa swasembada dalam perkembangannya ke arah ekosistem yang mantap. Selanjutnya juga mengumpulkan/merekam serta menganalisa data dari desa swasembada dan desa swakarya dalam usaha memenuhi kebutuhan pokok, tingkat kekritisan penduduk dalam menerima unsur-unsur budaya dari luar, bagaimana tingkat kerukunan hidup, keanekaragaman mata pencaharian, bagaimana penduduk memenuhi kebutuhan rebuasi, dan selanjutnya juga bagaimana komposisi penduduk menurut umur.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 26 Apr 2026 16:34 |
| Last Modified: | 26 Apr 2026 16:34 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/4992 |
