SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH KALBAR.pdf - Published Version
Download (50MB) | Preview
Abstract
Istilah gotong royong itu sendiri masih belum dikenal secara meluas di seluruh pelosok pedesaan daerah ini, meskipun aktivitasnya justru merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan mereka secara turun temurun. Banyak istilah dipergunakan orang yang artinya kurang lebih sama dengan gotong royong seperti : Balale, bobala, basurong bakti, belo. Sementara warga masyarakat di daerah Kalimantan Barat masih hidup secara komunal, di mana hasil suatu kerja seringkali dibagi sama rata kepada seluruh warga masyarakat. Masyarakat desa daerah Kalimantan Barat ini masih tetap memiliki potensi kegotongroyongan yang besar dan perlu dibina dan dikembangkan terutama untuk meningkatkan kegiatan pembangunan di daerah-daerah pedesaan. Untuk itu perlu diteliti faktor-faktor apa yang melatarbelakangi aktivitas gotong royong tersebut.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:05 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:05 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5014 |
