SISTEM KESATUAN HIDUP SETEMPAT DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH.pdf - Published Version
Download (41MB) | Preview
Abstract
Dasar pangkal yang menjadi kesatuan hidup atau kelompok disini adalah wilayah, cinta wilayah, dan kepribadian kelompok. Perbedaan suatu komunitas dengan komunitas lain dapat dilihat dari dri-ciri struktur, sistem pemerintahan, dan lembaga-lembaga sosial yang ada. Dari segi ciri-ciri ini terlihat pula dengan jelas akan batas-batas suatu komunitas, legitimasi, atrihut-atribut dan ciri-ciri khusus lainnya. Pimpinan masyarakat merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam suatu komunitas. Kadang-kadang unsur pimpinan masa yang lalu (tradisional) masih berlangsung pada masa kini. Tetapi tidak sedikit pula pengalihan unsur pimpinan masyarakat kepada pimpinan yang lahir dan pada masa sekarang. Akihat proses pembangunan banyak ujud kebudayaan suku bangsa mengalami perubahan seperti komunitas gampong di Aceh.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aceh Barat, Keadaan sosial, komunitas, pengendalian sosial, rasa malu, rasa takut, Aneuk Jamee, komunitas kecil, Bangsa Kluet, mempertebal keyakinan, memberi imbalan |
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:10 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:10 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5036 |
