SISTEM KESATUAN HIDUP SETEMPAT DAERAH SULAWESI SELATAN.pdf - Published Version
Download (69MB) | Preview
Abstract
"Sistem kesatuan hidup setempat" mernpakan ikatan yang erat antara pendukung suatu kehidupan dengan tempat kediamannya. Sebagai akibat perubahan kebudayaan di Indonesia khususnya di pedesaan, telah terjadi perubahan wujud-wujud kebudayaan dalam kesatuan hidup setempat. Hal itu telah merubah bentuk dan sifat dari pada kesatuan hidup setempat itu. Pembangunan yang giat dilaksanakan dewasa ini, pada hakekatnya merupakan proses pembaharuan di segala bidang. Proses ini menuntut pula perubahan-perubahan kebudayaan dalam masyarakat, termasuk di dalamnya sistem kesatuan hidup setempat. Perubahan-perubahan, baik berjalan secara lambat maupun cepat, selain tidak menggeser wujud-wujud kebudayaan yang lama, di lain pihak dapat menimbulkan ketegangan-ketegangan sosial dalam masyarakat pendukungnya.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas suku Bugis, Desa Goarie, Komunitas Makasar, Desa Samata, Suku Toraja, Desa Manggau, Adat Toraja |
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:10 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:11 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5038 |
