UPACARA ADAT.pdf - Published Version
Download (51MB) | Preview
Abstract
Upacara adat selalu diharapkan pada persoalan-persoalan yang terkait dengan keberadaannya di tengah kehidupan yang terus berubah. Ketika upacara adat dipahami sebagai suatu bentuk ritual ataupun tradisi yang dilakukan oleh masyarakat wilayah tertentu dan/ atau sebagai sarana yang relatif umum untuk berkomunikasi dengan kekuatan-kekuatan adikodrati, maka nuansa-nuansa lokal yang terkandung dalam upacara adat tersebut harus dapat bemegoisasi secara terus menerus dengan kuasa-kuasa (dominan) yang melingkupi keberadaannya. Dalam konteks ini upacara adat akan terus bertemu, berinteraksi atau bergulat dengan berbagai macam terpaan kuasa-seperti kuasa ekonomi, politik, keagamaan, teknologi, gaya hidup yang selalu hadir dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, para pendukung dan pelaku upacara adat tidak hanya bersinggungan dengan nilai-nilai lokal tetapi juga nilai-nilai kuasa lain yang kekuatan dan pengaruhnya relatif berbeda dari waktu ke waktu. Kajian tentang upacara adat tidak hanya mengarah pada pendeskripsian penyelenggaraannya dan logika-logika "kesepadanan" antara nilai-nilai lokal dan nilai-nilai kuasa dominan yang ada, tetapi juga mempertimbangkan hiterogenitas persoalan orang per orang, tempat ke tempat dan konteks ke konteks.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:22 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 15:18 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5089 |
