UPACARA TRADISIONAL SIRAMAN PUSAKA KRATON YOGYAKARTA.pdf - Published Version
Download (71MB) | Preview
Abstract
Kota Yogyakarta dikenal umum sebagai kota perjuangan, kota pelajar, kota kebudayaan, dan juga kota wisata. Sebutan yang demikian itu mengundang wisatawan berdatangan ke kota Yogyakarta baik yang berasal dari berbagai daerah di dalam negeri maupun dari luar negeri. Kraton Yogyakarta dengan segala aspeknya menjadi perhatian orang. Mereka ingin mengetahui secara langsung fisik, isi dan tradisi-tradisi yang ada di dalamnya. Upacara tradisional yang dilestarikan di Kraton Yogyakarta antara lain Sekaten, Upacara Labuhan, dan Siraman Pusaka ternyata sangat menarik perhatian orang. Maksud dan tujuan Upacara Tradisional Siraman Pusaka Kraton Yogyakarta adalah untuk membersihkan karat yang menempel pada tosan aji atau pusaka yang dapat mengakibatkan kerusakan atau kerapukan. Dengan Upacara Tradisional Siraman maka pusaka diharapkan memiliki daya tahan yang lebih lama sehingga kekayaan budaya ini dapat diwariskan kepada generasi penerus dalam jangka waktu yang lebih lama pula. Disamping itu Upacara Tradisional Siraman Pusaka ini ada kaitan erat dengan kepercayaan masyarakat Jawa pada umumnya dan masyarakat Yogyakarta pada khususnya.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:03 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:04 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5106 |
