BLONTAKNG.PDF - Published Version
Download (16MB) | Preview
Abstract
Blontakng memiliki nilai sejarah yang tidak dapat dipisahkan atau ditiadakan dalam upacara adat kematian yaitu Upacara Kwangkey. Ukiran Blontakng adalah mengandung makna simbol untuk menyampaikan identitas dari orang yang meninggal. Blontakng juga merupakan lambang untuk mengenang arwah orang yang meninggal dunia. Blontakng mengandung sistem norma yakni dimana setiap motif memiliki makna yang menggambarkan peran serta perilaku leluhur. Ukiran Blontakng ditentukan oleh stratifikasi sosial atau kelas-kelas sosial dalam masyarakat Benuaq. Untuk kemiripan ukiran Blontakng bukan kemiripan secara fisik. Namun kemiripan yang menggambarkan tentang riwayat hidup almarhum selama merangkai kehidupan di dunia. Tampilan emotional yang terletak di dalam Blontakng memberikan alasan kuat berperan sebagai apakah orang tersebut dalam masyarakat Benuaq, Blontakng harus berbahan kayu Ulin beserta ukirannya memberikan simbol kekuatan bagi roh orang yang ditinggalkan serta sebagai lambang kekokohan persaudaraan masyarakat Benuaq.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:21 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 14:33 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5186 |
