LAPISAN TANAH PURBA DAN ALAT BATU TERTUA.PDF - Published Version
Download (36MB) | Preview
Abstract
Situs Dayu dikenal merupakan situs yang penting karena banyak menyimpan tinggalan kehidupan sejak jutaan tahun silam seperti manusia dan budaya, fauna, serta rekaman perubahan lingkungan. Selain itu, tidak jauh dari museum, di Dusun Pucung Desa Dayu pada tahun 1969 ditemukan spesimen tengkorak Homo erectus yang menjadi masterpiece Situs Sangiran, yaitu S17 (Sangiran 17).
Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu dapat menjadi media untuk menghadirkan informasi bagi masyarakat luas agar dapat memahami nilai penting Situs Sangiran sebagai kekayaan Cagar Budaya bersama yang harus dijaga. Tema informasi dan penyajian koleksi Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu adalah lokasi penemuan hasil budaya manusia berusia 1,2 juta tahun silam. lni merupakan temuan artefak tertua di Indonesia. Selain itu, keberadaan stratigrafi Dayu yang relatif lengkap mampu menggambarkan secara berurutan evolusi lingkungan sejak Sangiran berupa rawa hingga menjadi daratan.
Penerbitan Buku Katalog Koleksi Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu - Budaya dan Lapisan Tanah Purba ini merupakan upaya Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan nilai penting Situs Sangiran melalui informasi koleksi-koleksi yang disajikan di dalam museum.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Museum Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Museum Manusia Purba Sangiran |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:22 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 16:13 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5192 |
