MENGENAL CARA PENYELAMATAN FOSIL DI SITUS SANGIRAN.PDF - Published Version
Download (12MB) | Preview
Abstract
Penyelamatan temuan merupakan bagian penting dari pelestarian Benda Cagar Budaya (BCB) sehingga harus dilakukan dengan hati-hati dan dengan metode yang benar. Penyelamatan emuan dilakukan selain agar fosil terhindar dari kerusakan juga agar data yang menyertai penemuan fosil tersebut dapat diselamatkan dan didokumentasikan untuk kepentingan penelitian dan pengkajian ilmu pengetahuan.
Sampai sekarang Situs Sangiran terus menunjukkan bukti kekayaannya dengan terus ditemukannya fosil-fosil di sana. Fosil-fosil itu sebagian besar ditemukan secara tidak sengaja di lapisan tanah purba Situs Sangiran oleh masyarakat setempat. Seringkali karena ketidaktahuan masyarakat tentang cara teknis penyelamatan temuan, pada saat mereka mengangkat temuannya justru menyebabkan temuan itu menjadi rusak atau bahkan hancur. Oleh karenanya
secara terus-menerus perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa penyelamatan temuan fosil di Situs Sangiran seyogyanya hanya dilakukan dengan bantuan dan pengawasan petugas dari BPSMP Sangiran.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Museum dan Cagar Budaya > Museum Manusia Purba Sangiran |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:56 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 16:13 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5203 |
