CILI SEBAGI LAMBANG DEWI KESUBURAN DI BALI.PDF - Published Version
Download (10MB) | Preview
COVER DEPAN CILI SEBAGI LAMBANG DEWI KESUBURAN DI BALI.jpg - Cover Image
Download (1MB) | Preview
Abstract
Kehidupan penduduk Bali yang taat sebagai penganut agama Hindu tidak dapat dilepaskan dari kegiatan ritual masyarakat sekitarnya. Pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan segala manifestasinya dilaksanakan hampir setiap saat, dimulai dari kegiatan yang dilakukan di rumah sampai kepada pemujaan yang bersifat teritorial.
Dalam menunjukkan hormat kepadaNya, mereka tidak lupa menghaturkan banten (sajen) sebagai sarana yang sekaligus pula merupakan perwujudan rasa terima kasih umat kepada yang maha kuasa.
Sajen yang dipersembahkan ini terdiri dari makanan, buah-buahan yang ditata dengan rapi serta dihias dengan berbagai bentuk hiasan yang dibuat nasi, tepung, maupun daun-daunan yang berwarna-warni. Pada salah satu bentuk ini terdapat suatu hiasan yang juga merupakan simbol seorang wanita dengan pinggang ramping, dan hiasan kepala yang sedikit melebar. Bentuk simbol wanita seperti ini oleh masyarakat dinamai Cili.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 04:10 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 04:10 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5270 |
