DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI PASAR TERHADAP KEHIDUPAN SOSBUD MASYARAKAT DI JABAR.pdf - Published Version
Download (17MB) | Preview
Abstract
Barang-barang yang diperjualbelikan, terutama di Pasar Pangalengan sebagai objek penelitian penulis, merupakan barang-barang sandang, pangan, dan benda-benda lain yang menjadi kebutuhan masyarakat, yaitu barang-barang yang tidak besar, mudah diangkut dan disimpan, serta persediaannya dapat ditambah dan dikurangi dengan lambat laun dan sedikit demi sedikit.
Hal yang menarik perhatian di Pasar Pangalengan adalah adanya bentuk transaksi sayur-mayur. Pangalengan merupakan penghasil sayur-mayur yang cukup besar, dalam partai besar tanpa adanya barang yang ditawarkan di tempat itu. Tiap harinya berkeliaran sejumlah calo yang nantinya berperan menawarkan berbagai sayuran yang masih berada di ladang milik petani.
Petani-petani yang telah siap panen segera memberitahukan kepada sang calo tentang adanya barang yang siap untuk dijual dengan standar harga yang telah ditentukan. Calo-calo ini menunggu datangnya bandar sayuran yang berminat memborong sayuran dengan jumlah besar. Antara bandar dan calo inilah terjadinya transaksi jual beli. Setelah ada kesepakatan, barulah calo ini mempertemukan sang bandar dengan si petani pemilik barang. Biasanya, calo-calo ini di samping mendapat komisi dari sang bandar,juga ada komisi dari petani pemilik barang.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 04:14 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 04:15 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5287 |
