Dampak sistem pemerintahan desa terhadap kesatuan masyarakat nagari di Sumatera Barat

Book
Refisrul, Refisrul, Ajisman, Ajisman and Christyawaty, Eny (2001) Dampak sistem pemerintahan desa terhadap kesatuan masyarakat nagari di Sumatera Barat. Direktorat Nilai Budaya, Seni dan Film, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Padang. ISBN 9799388147

[thumbnail of DAMPAK SISTEM PEMERINTAHAN DESA TERHADAP KESATUAN MASYARAKAT SUMBAR.pdf]
Preview
Text
DAMPAK SISTEM PEMERINTAHAN DESA TERHADAP KESATUAN MASYARAKAT SUMBAR.pdf - Published Version

Download (32MB) | Preview

Abstract

Nagari merupakan wilayah kesatuan hukum adat yang mengatur tata kehidupan masyarakat Minangkabau dan dahulu berkedudukan sebagai unit pemerintahan terendah di daerah Sumatera Barat. Keberadaan nagari sangat penting artinya bagi masyarakat Minangkabau karena dengan adanya nagari berarti nilai-nilai dan norma sosial bisa tetap lestari dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dengan diberlakukannya undang-undang No. 5 tahun 1979 tentang Sistem Pemerintahan Desa di Sumatera Barat, berarti nagari sebagai unit pemerintahan terendah di bawah kecamatan menjadi hilang dan berganti dengan desa. Perubahan tersebut bagaimanapun telah menimbulkan dampak terhadap kehidupan dan kesatuan masyarakat nagari. Di era reformasi sekarang ini timbul keinginan sebagian besar masyarakat Sumatera Barat untuk kembali ke sistem Pemerintahan Nagari sebagai sistem pemerintahan tradisional yang dahulu pernah berlaku .

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat
Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan
Divisions: Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 27 Apr 2026 04:39
Last Modified: 27 Apr 2026 04:39
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5311

Actions (login required)

View Item
View Item