FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SDM DI JABAR.pdf - Published Version
Download (41MB) | Preview
Abstract
Cara berfikir masyarakat desa Pinggirsari dan desa-desa sekitarnya, tradisi memegang peranan penting, sehingga seringkali derap langkah dalam mengikuti laju pembangunan menghadapi hambatan. Kelompok generasi tua, yang pendidikan formalnya, relatif rendah, berorientasi ke masa kini. Apa yang sekarang menjadi miliknya itulah yang seharusnya menjadi milik turunannya. Jika orang tua sebagai buruh tani, maka kehidupan anaknya masih di sekitar buruh tani. Hal tersebut diperkuat dengan munculnya pernyataan-pernyataan seperti : anak bulu taneuh moal jadi anak kantoran, sehingga harapan-harapan dan cita-cita yang dikembangkan pada turunannya selalu disekitar itu. Dalam prakteknya pola pengasuhan yang berkaitan dengan memperkenalkan jenis pekerjaan yang sebaiknya dikerjakan oleh anak-anak, akan berkisar pekerjaan yang ditekuni orang tua. Jika orang tua pedagang, maka anaknya sejak kecil akan diperkenalkan dengan usaha itu. Jika orang tuanya petani yang memiliki sawah yang luas, dididik bagaimana menangani masalah penggarapan sawah dan lain-lain.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | ?? PED002.1 ?? Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 04:46 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 04:46 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5341 |
