KOLEKSI KAIN TENUN TRADISIONAL SUKU REJANG MUSEUM NEGERI PROPINSI BENGKULU.PDF - Published Version
Download (8MB) | Preview
Abstract
Kain tenun Rejang tradisional Rejang Lebong merupakan warisan budaya daerah yang menunjang kebudayaan Nasional untuk memperkokoh Ketahanan Nasional. Untuk mereproduksi kain tenun seperti halnya zaman dahulu sangat sulit karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada zaman prasejarah dan zaman sejarah yang ditandai dengan pengaruh kebudayaan Hindu, Budha dan Islam merupakan masa-masa gemilang bagi pertenunan Rejang Lebong. Pada masa penjajahan Inggris dan Belanda perkembangan tekstil di Eropa, dan masyarakat dipaksa untuk menanam kopi, lada, dan cengkeh untuk kepentingan kolonial tersebut maka kegiatan bertenun makin lama makin terlupakan oleh masyarakat.
Pada masa penjajahan Jepang, demi kepentingan perangnya seluruh potensi masyarakat dikerahkan sehingga pertenunan sudah dilupakan. Pada saat itu kebutuhan sandang dibuat dari kulit kayu.
Pada Saat setelah perang kemerdekaan perhatian pemerintah adalah menstabilkan negara dan juga untuk kebutuhan sandang diarahkan kepada perindustrian tekstil modern. Kebudayaan daerah adalah merupakan penunjang kebudayaan Nasional maka pada saat sekarang perlu digalakkan kembali.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Museum Pendidikan > Kebudayaan > Cagar Budaya |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 05:43 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 05:43 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5463 |
