UPACARA GREN MAHE PENGHIRMATAN LELUHUR DI NTT.pdf - Published Version
Download (43MB) | Preview
Abstract
Upacara Gren Mahe berlandaskan pada sistem kepercayaan terhadap roh orang yang sudah meninggal, yakni roh leluhur masyarakat pelakunya. Upacara tersebut menjadi fenomena yang menarik dan penting untuk diteliti, karena para pelakunya adalah umat Kristiani (Katolik), padahal sebagaimana diketahui agama Kristen mungkin tidak mengajarkan secara eksplisit untuk melakukan upacara semacam itu. Tampaknya pelaksanaan upacara keagamaan tersebut berlandaskan pada suatu sistem kepercayaan yang amat penting bagi para pelakunya, sehingga upacara tersebut terus diselenggarakan meskipun tidak diajarkan secara eksplisit dalam ajaran agama Katolik yang mereka anut. Namun tidak tertutup kemungkinannya bahwa di balik sistem kepercayaan yang melandasi pelaksanaan upacara Gren Mahe itu terdapat nilai-nilai budaya yang selaras dengan nilai-nilai ajaran agama Katolik.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Kepercayaan Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Bali |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 05:48 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 14:58 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5487 |
