PEDOMAN KAMPANYE HIDUP RUKUN DALAM KEMAJEMUKAN.PDF - Published Version
Download (33MB) | Preview
Abstract
Semenjak terjadi gerakan 'reformasi' tahun 1998, perubahan-perbahan drastis dalam kehidupan berpolitik bangsa telah membawa kesadaran-kesdaran baru tentang mana kebebasan dan keterikatan yang selama beberapa dekade dirasakan sebagai beban oleh masyarakat Indonesia. Keinginan untuk membangun kelompok yang kuat, dan munculnya rasa kesukuan yang sempit, telah berjalan paralel dengan upaya pemerintah mendorong kemandirian daerah. Dalam banyak hal, ternyata arah perkembangannya tidak lagi sesuai dengan kata 'reformasi' itu sendiri. Pada arah ini yang dirasakan justru kecenderungan kontra produktif yang lebih menempatkan diri dan kelompoknya di atas kepentingan umum.
Kesemua itu berdampak pada kecenderungan tidak perduli dan mengabaikan kehidupan yang rukun dengan sesama. Orang atau kelompok orang lebih mudah terpancing untuk melakukan tindakan anarkis, kekerasan dan amoral; atau lebih mudah terpancing untuk berkonflik.
Himbauan dan ajakan kepada masyarakat melalui kegiatan kampanye merupakan salah satu cara yang dianggap paling mendasar dalam rangka meredam atau meminimalisasikan gejolak sosial seperti tersebut di atas. Kampanye ini terutama menekankan pada upaya meningkatkan sikap-sikap dan perilaku positif yang dianggap dapat berperan dalam menciptakan kehidupan harmonis di antara sesama.
| Item Type: | Monograph (Manual) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Panduan/Pedoman ?? PED004.14 ?? |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 06:32 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 06:32 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5580 |
