AN ALBUM OF CULTURAL ART.pdf - Published Version
Download (101MB) | Preview
Abstract
Di Indonesia banyak nama sesuatu tempat mempunyai latar belakang, legende dan ceritera sejarah, atau suatu memori dari Tokoh-tokoh masyarakat tertentu. Seperti nama Lampung, Jakarta, Semarang, Boyolali, Surakarta , Banyuwangi dan lain-lain mempunyai cerita sejarah at aupun berupa legende. Begitu juga nama kota Riau menurut U U Hamidi dalam bukunya "Bahasa Melayu Riau" menulis legendenya Riau sebagai berikut. "Tatkala perahu-perahu dagang yang semula akan pergi ke Makam Taukid (ibukota kerajaan Johar) diperintahkan membawa barang dagangan itu ke sungai Carang di P. Bintan dimana sedang didirikan negeri baru . Sesampainya dimuara sungai Carang mereka kehilangan arah. Kemudian mereka bertanya-tanya kepada anak-anak perahu yang sedang hilir: " dimana tempat orang-orang raja mendirikan negeri" mendapat jawaban: " disana, yang rioh" sambil mengisaratkan arah hµlu sungai . Mereka mengambil haluan menuju ke hulu sungai itu, kapan ditanya "hendak kemana" selalu dijawabnya : mau ke "Reoh", yang artinya tempat hiruk pikuk, ramai. Sehingga ucapan "rioh" itu menjadi populer. Melalui proses ucapan dari berbagai lidah seseorang, maka "kata rioh" mengalami pergeseran-pergeseran mulai dari Rioh - Riouw - Riaw - Riau.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Seni dan Kesenian Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 08:32 |
| Last Modified: | 12 Apr 2026 08:33 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/706 |
