Wawasan kebangsaan dari perspektif budaya flores

Monograph
Taum, Yoseph Yapi Wawasan kebangsaan dari perspektif budaya flores. Working Paper. Direktorak Jenderal Kebudayaan: BPNB D.I. Yogyakarta.

[thumbnail of Wawasan_Kebangsaan.pdf]
Preview
Text
Wawasan_Kebangsaan.pdf

Download (94kB) | Preview

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.500 pulau dan dihuni 931 kelompok etnik, mulai dari Aceh di Sumatra sampai Asmat di Papua. Masing-masing kelompok etnik memiliki kebudayaannya sendiri dengan adat-istiadat, tradisi dan kesenian. Jika tidak dikelola dengan baik, keragaman budaya ini bisa menimbulkan konflik. Samuel Huntington (1997) merupakan futurolog yang pertama kali mensinyalir bakal munculnya perbenturan antar masyarakat "di masa depan" yang akan banyak terjadi dalam bentuk perbenturan peradaban “clash of civilisation.” Sentimen ideologis yang selama ini dominan dalam perang dingin, berubah dengan sentimen agama dan budaya. Blok-blok dunia juga akan banyak ditentukan oleh kepemihakan terhadap
agama dan kebudayaan.

Item Type: Monograph (Working Paper)
Subjects: Pendidikan > Kebudayaan
Divisions: Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Depositing User: Administrator Repositori Kemenbud
Date Deposited: 12 Apr 2026 05:22
Last Modified: 15 Apr 2026 13:07
URI: https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/72

Actions (login required)

View Item
View Item