SBS_Damami.pdf
Download (76kB) | Preview
Abstract
Istilah yang dipilih dalam tulisan ini adalah dari kata “globalisasi”, bukan “globalisme”. Dalam kata “globalisasi” terkandung pengertian proses yang sedang berjalan, yaitu proses menuju hal-hal yang bersifat menyebar ke seluruh wilayah planet bumi (globe = bola/peta planet bumi). Karena muata dalam kata “globalisasi” itu adalah proses, maka istilah “globalisasi” menjadi terbuka untuk diartikan secara berbeda-beda(Azizy, 2003 : 18). Belum ada pengertian yang baku. Karena itu, para akademisi ketika berhadapan dengan maslaah globalisasi tersebut menjadi banyak yang skeptis, atau raguragu skeptical = berasifat ragu-ragu). Sebab, sampai saat ini tanda-tanda yang menunjukkan adanya keutuhan format apa yang disebut “globalisasi” tersebut tampaknya
belum tertemukan (Steger, 2005 : 31). Ketika orang berbicara tentang “globalisasi”, maka berseliweranlah istilah-istilah yang belum memiliki pengertian yang baku dan mendapat
penjelasan yang mapan, misalnya istilah-istilah “homogenisasi (penyeragaman)’, “hegomoni”, “imperialisasi”, “universalisasi”, “pasar bebas”, dan sebagainya.
| Item Type: | Monograph (Working Paper) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Warisan Budaya |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 05:26 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:07 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/88 |
